Mauasu-faturika.sideka.id, Masyarakat di Dusun Mauasu Desa Mandeu Raimanus yang tergabung dalam Suku Beituka dan Suku Kesak terlihat ramai dan sibuk sejak Senin, 21 Oktober 2019 kemarin. Kegiatan pemasangan atap rumah Suku Kesak ini dimulai senin kemarin dan akan selesai pada hari ini. Ini terlihat dari progres pekerjaan yang cukup cepat. Pekerjaan ini dilakukan dengan sistem kerja gotong-royong seperti halnya yang dilakukan leluhur pada masa silam dan masih dipertahankan hingga saat ini, tradisi gotong royong ini bukan saja dalam lingkup anggota suku melainkan meluas hingga suku-suku di beberapa wilayah, anggota suku dari beberapa suku lain diundang datang untuk membantu pekerjaan ini dan sebagai penghargaan atas kerja tersebut mereka dijamu layaknya tamu-tamu terhormat yang telah menghargai undangan tersebut dan datang turut berpartisipasi dalam pekerjaan. Kegiatan menutup atap rumah suku yang dalam bahasa Tetun disebut ‘Sor Uma Luik’ ini adalah rangkaian kegiatan yang secara tradisi masyarakat setempat dijadikan sebagai salah satu ritual yang sarat akan nilai, setelah proses pendirian dua tiang agung pada beberapa bulan lalu dan pemasangan ruangan serta rangka atap selesai kini seluruh pekerjaan terpusat pada menutup atap menggunakan alang-alang kering yang telah disediakan oleh seluruh anggota suku. Jamuan makan siang yang disediakan oleh anggota suku kepada sanak saudara yang turut hadir membantu dalam pekerjaan ini terbilang sederhana, namun dalam kesederhanaan itu terlihat keharmonisan dan kekerabatan yang sangat kuat.
[caption id="attachment_483" align="aligncenter" width="356"] Proses "Sor Uma Kesak di Mauasu"[/caption] | [caption id="attachment_476" align="aligncenter" width="364"] Sebagaian Membersihkan Pengikat Alang-Alang "Kubus"[/caption] |